Nonton Broken Voices (2025) Sub Indo | Streaming di Rebahin
Broken Voices (2025) adalah film drama misteri remaja Thailand yang berhasil menarik perhatian luas sejak trailer perdananya dirilis. Film ini menyoroti kisah tentang rasa kehilangan, tekanan sosial, dan rahasia masa lalu di balik sekelompok siswa sekolah menengah atas.
Dengan penyutradaraan yang kuat dan atmosfer yang penuh tensi emosional, film ini menjadi salah satu karya Thailand yang paling dinantikan tahun 2025. Tak heran jika pencarian nonton Broken Voices sub Indo dan streaming Broken Voices Rebahin meningkat signifikan menjelang penayangannya.
Tentang Broken Voices
Broken Voices (2025) merupakan film produksi GDH 559, studio film besar Thailand yang dikenal melalui karya-karya berkualitas seperti Bad Genius (2017), The Gifted, dan One for the Road (2022).
Film ini disutradarai oleh Parkpoom Wongpoom, yang sebelumnya sukses dengan film horor klasik Shutter (2004) dan Alone (2007). Kali ini, ia meninggalkan genre horor murni dan beralih ke drama misteri psikologis, dengan nuansa realisme emosional yang kental.
Cerita dalam Broken Voices menggali sisi gelap dunia remaja — tekanan sosial, depresi, dan rahasia yang tersembunyi di balik wajah-wajah ceria di sekolah.
Sinopsis Broken Voices
Berlatar di sebuah sekolah menengah elit di Bangkok, Broken Voices (2025) mengikuti kisah Pheem (Billkin Putthipong), siswa berprestasi yang tampak sempurna di luar, namun menyimpan kesedihan mendalam setelah kematian sahabat dekatnya, Ton (PP Krit Amnuaydechkorn).
Suatu hari, setelah upacara peringatan di sekolah, Pheem mulai menerima pesan suara misterius dari nomor tak dikenal. Suara itu terdengar persis seperti Ton — mengucapkan kalimat yang sama seperti sebelum ia meninggal:
“Jangan biarkan mereka tahu kebenarannya.”
Awalnya Pheem mengira itu hanya lelucon kejam dari teman-teman sekelasnya. Namun, semakin lama pesan itu datang pada waktu yang sama setiap malam, dan hal-hal aneh mulai terjadi — termasuk pengakuan palsu, rumor yang menghancurkan reputasi, dan rahasia kelam guru-guru di sekolah.
Pheem kemudian bekerja sama dengan June (Tu Tontawan), jurnalis muda dari klub sekolah, untuk menyelidiki kasus kematian Ton. Mereka menemukan bahwa tragedi itu mungkin tidak sesederhana bunuh diri, tetapi melibatkan penyalahgunaan kekuasaan dan penindasan sistemik di dalam sekolah elit tersebut.
Semakin dekat mereka dengan kebenaran, semakin banyak suara-suara yang ingin membungkam mereka — baik dari dunia nyata maupun yang tak kasatmata.
Film ini menggabungkan drama emosional, thriller remaja, dan elemen psikologis, menciptakan pengalaman menegangkan sekaligus menyayat hati.
Informasi Produksi
-
Judul: Broken Voices
-
Tahun Rilis: 2025
-
Negara Asal: Thailand
-
Bahasa: Thai
-
Genre: Drama, Mystery, Psychological, School
-
Durasi: ± 125 menit
-
Sutradara: Parkpoom Wongpoom
-
Penulis Naskah: Benjamaporn Srabua, Parkpoom Wongpoom
-
Produser: Jira Maligool, Vanridee Pongsittisak
-
Sinematografi: Niramon Ross
-
Musik: Chatchai Pongprapaphan
-
Studio Produksi: GDH 559
-
Status Produksi: Pasca-produksi (rilis dijadwalkan Juli 2025 di Thailand)
Proses pengambilan gambar dilakukan di Bangkok dan Chiang Mai, menampilkan perpaduan visual antara suasana sekolah modern dan simbolisme gelap dari dunia batin para karakter.
Karakter dan Pemeran
-
Billkin Putthipong Assaratanakul sebagai Pheem – Remaja pendiam dan berprestasi tinggi yang mulai terguncang setelah kehilangan sahabatnya.
-
PP Krit Amnuaydechkorn sebagai Ton – Sahabat Pheem yang sudah meninggal, tetapi “suaranya” masih menghantui lewat pesan misterius.
-
Tu Tontawan Tantivejakul sebagai June – Jurnalis muda di klub sekolah yang membantu mengungkap kebenaran kasus Ton.
-
Vachirawit Chivaaree (Bright) sebagai Dean – Ketua OSIS yang menyembunyikan rahasia kelam dan menjadi sosok antagonis kompleks.
-
Sirikanya Thanachai sebagai Miss Araya – Guru bimbingan konseling yang tahu lebih banyak tentang kematian Ton daripada yang ia akui.
-
Thanapob Leeratanakachorn sebagai Direktur Sekolah – Pemimpin karismatik yang berusaha menutupi skandal besar di sekolah.
Tim Produksi dan Kru
-
Sutradara: Parkpoom Wongpoom
-
Penulis: Benjamaporn Srabua, Parkpoom Wongpoom
-
Produser: Jira Maligool
-
Sinematografi: Niramon Ross
-
Editor: Panjapong Kongkanoy
-
Komposer Musik: Chatchai Pongprapaphan
Tim produksi GDH membawa gaya sinematik khas mereka: realisme emosional dengan sentuhan warna visual yang dramatis dan suara ambient yang menciptakan ketegangan psikologis mendalam.
Fakta Menarik dan Behind the Scenes
-
Film ini merupakan proyek reuni Billkin dan PP Krit setelah sukses besar mereka di I Told Sunset About You (2020).
-
Naskahnya terinspirasi oleh kasus nyata bunuh diri siswa di Thailand yang memicu perdebatan nasional tentang tekanan akademik dan bullying.
-
Sutradara Parkpoom Wongpoom menyebut film ini sebagai “refleksi atas suara-suara yang tidak pernah didengar dalam sistem pendidikan.”
-
Seluruh pesan suara dalam film direkam langsung oleh PP Krit, termasuk yang digunakan dalam adegan supernatural.
-
Musik latar film menggunakan suara manusia dan rekaman ambience sekolah asli, bukan hanya instrumen tradisional.
-
Soundtrack utama dinyanyikan oleh Billkin dengan judul “Hear Me Through the Silence”, menggambarkan rasa bersalah dan kehilangan.
Musik dan Soundtrack
Komposer Chatchai Pongprapaphan menciptakan musik dengan kombinasi piano minimalis, ambient dark tone, dan vokal manusia mentah untuk membangun atmosfer sedih sekaligus tegang.
Lagu tema “Hear Me Through the Silence” oleh Billkin menjadi pengiring utama trailer dan adegan akhir film. Liriknya melambangkan perjuangan untuk mengungkap kebenaran di tengah kebisuan sosial.
Musik film ini menjadi salah satu aspek paling dipuji oleh penonton awal karena memperkuat kedalaman emosional tanpa harus berlebihan.
Respons Kritis dan Antisipasi
Sejak pemutaran perdana di Bangkok International Film Festival 2025, Broken Voices menuai pujian tinggi karena keberaniannya mengangkat isu mental health dan sistem pendidikan toksik tanpa klise.
Kritikus menilai film ini menggabungkan sensibilitas sinematik khas GDH dengan kedalaman emosional dan narasi investigatif yang langka di sinema Thailand.
Billkin dipuji karena performanya yang raw dan otentik, sementara PP Krit berhasil menampilkan kehadiran “suara roh” dengan nuansa halus dan tragis.
Banyak yang menyebut Broken Voices sebagai “film Thailand paling emosional tahun 2025.”
Menonton Broken Voices di Rebahin
Setelah tayang di bioskop Thailand, Broken Voices (2025) akan tersedia dalam format digital dengan subtitle Indonesia (sub Indo).
Melalui streaming Broken Voices Rebahin, penonton dapat menyaksikan kisah mendalam tentang trauma, kesedihan, dan pencarian kebenaran di balik kematian misterius seorang siswa.
Film ini direkomendasikan bagi penggemar drama emosional dan misteri psikologis seperti Bad Genius, Homestay, atau The Gifted: Graduation.
Bagi Anda yang mencari tontonan penuh makna dan reflektif, nonton Broken Voices sub Indo akan menjadi pengalaman sinematik yang menghantui sekaligus menyentuh hati.
Penutup
Broken Voices (2025) adalah kisah tentang rasa bersalah, kehilangan, dan kekuatan untuk bersuara di tengah sistem yang membungkam. Dengan akting kuat, musik menghanyutkan, dan penyutradaraan emosional, film ini menegaskan posisi sinema Thailand sebagai salah satu yang paling progresif di Asia.
Bagi penonton yang menghargai kisah dengan pesan sosial mendalam, nonton Broken Voices sub Indo melalui streaming Broken Voices Rebahin akan menjadi perjalanan emosional yang tidak mudah dilupakan.




