Eun-ho, seorang pengusaha muda, mewarisi perusahaan keluarganya yang besar namun terkenal dengan praktik bisnis yang tidak etis. Bertekad untuk menjalankan bisnis dengan integritas, Eun-ho mulai mengubah arah perusahaan menuju model yang lebih berkelanjutan dan etis, meskipun menghadapi perlawanan dari dewan direksi dan pemegang saham.
Dibantu oleh Ji-yeon, seorang aktivis lingkungan, Eun-ho menghadapi tantangan besar, termasuk hilangnya klien besar dan penurunan keuntungan. Ketika sahabatnya menawarkan merger dengan syarat Eun-ho meninggalkan idealismenya, Eun-ho memilih untuk tetap pada prinsipnya.
Akhirnya, perusahaan berhasil bangkit kembali sebagai bisnis yang etis dan sukses, menginspirasi banyak pengusaha lain di Korea.